Biang Keringat: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Biang keringat sering muncul saat cuaca panas dan lembap. Kondisi ini terjadi ketika keringat terperangkap di kulit akibat pori-pori tersumbat. Akibatnya, muncul bintik-bintik kecil yang terasa gatal atau perih. Masalah kulit ini bisa dialami bayi maupun orang dewasa, terutama di daerah beriklim tropis seperti Indonesia.
Apa Itu Biang Keringat dan Mengapa Bisa Terjadi?
Biang keringat dalam istilah medis disebut miliaria, yaitu ruam kulit yang muncul akibat penyumbatan saluran keringat. Menurut informasi kesehatan dari Alodok, kondisi ini ditandai dengan bintik-bintik kecil berwarna merah atau putih yang terasa gatal dan menimbulkan iritasi pada kulit.
Penyumbatan tersebut membuat keringat tidak bisa keluar dengan normal dan akhirnya terperangkap di bawah kulit. Kondisi ini sering terjadi saat suhu udara panas atau ketika seseorang berkeringat berlebihan.
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko biang keringat antara lain:
- Cuaca panas dan lembap
- Aktivitas fisik intens yang memicu banyak keringat
- Menggunakan pakaian terlalu tebal atau ketat
- Berat badan berlebih yang memiliki banyak lipatan kulit
- Kelenjar keringat bayi yang belum berkembang sempurna
Biang keringat biasanya muncul di area tubuh yang mudah berkeringat, seperti leher, dada, punggung, dan wajah.
Jenis dan Gejala Biang Keringat

Biang keringat memiliki beberapa jenis berdasarkan tingkat keparahannya.
Jenis yang paling ringan adalah miliaria kristalina, yang hanya memengaruhi lapisan kulit teratas. Kondisi ini biasanya menimbulkan bintik kecil berisi cairan yang mudah pecah dan jarang terasa gatal.
Jenis lainnya adalah miliaria rubra, yang lebih sering dialami orang dewasa. Gejalanya berupa bintik merah yang disertai rasa gatal dan sensasi menyengat.
Dalam kasus tertentu, biang keringat dapat berkembang menjadi miliaria pustulosa, yaitu ruam dengan bintil berisi nanah akibat infeksi kulit. Sementara itu, jenis yang paling jarang adalah miliaria profunda, yang menyerang lapisan kulit lebih dalam dan sering kambuh.
Cara Mengatasi Biang Keringat
Pada kondisi ringan, biang keringat biasanya dapat sembuh dengan sendirinya jika suhu tubuh dan lingkungan dijaga tetap sejuk.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meredakan gejala antara lain:
- Kompres dingin pada area kulit yang mengalami iritasi selama sekitar 10 menit.
- Menggunakan losion calamine untuk meredakan gatal.
- Mengoleskan gel lidah buaya yang memberikan sensasi sejuk dan membantu mencegah infeksi.
- Menggunakan obat antihistamin atau steroid ringan sesuai anjuran dokter.
Selain itu, pencegahan juga penting dilakukan. Gunakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat, mandi dengan air dingin setelah beraktivitas, serta menjaga suhu ruangan agar tetap sejuk.
Biang keringat memang bukan penyakit berbahaya, tetapi rasa gatal dan iritasi yang ditimbulkannya bisa mengganggu aktivitas. Dengan menjaga suhu tubuh tetap sejuk dan memilih pakaian yang tepat, risiko munculnya dapat diminimalkan.
Untuk membaca lebih banyak artikel kesehatan dan informasi menarik lainnya, kunjungi kontenhakim.blog.

