Liburan ke Jogja Jadi Primadona Saat Nataru 2025
Liburan ke Jogja kembali mencuri perhatian publik pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Daerah Istimewa Yogyakarta dipadati wisatawan dari berbagai daerah, dengan total kunjungan menembus angka 7 juta orang. Lonjakan ini terjadi berkat akses mudah, biaya terjangkau, serta beragam pilihan destinasi wisata.
Baca Juga : 61 Tempat Wisata Jogja Paling Populer (2025)
Lonjakan Wisatawan Warnai Liburan ke Jogja

Tagar “Satu Indonesia Liburan ke Yogyakarta” menggema di media sosial seiring ramainya arus wisatawan yang datang. Pantauan di lapangan menunjukkan peningkatan signifikan mobilitas kendaraan sejak awal libur Nataru. Ruas jalan yang biasanya lengang kini dipenuhi kendaraan pribadi dan bus pariwisata.
Kawasan Malioboro masih menjadi pusat keramaian utama. Wisatawan tampak memadati area ini sejak pagi hingga malam hari untuk berjalan kaki, berbelanja suvenir, hingga menikmati suasana kota. Kepadatan juga terlihat di sejumlah destinasi populer lainnya.
Akses Mudah Jadi Alasan Utama
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyebut kemudahan akses sebagai faktor utama tingginya minat liburan ke Jogja. Tol yang kini tersambung hingga Prambanan, jalur kereta api yang terjangkau, serta akses darat yang relatif mudah membuat Jogja menjadi pilihan efisien bagi wisatawan.
Menurut Hasto, banyak masyarakat memilih Jogja karena bisa dijangkau tanpa harus menggunakan pesawat. Selain itu, biaya perjalanan darat dan kereta dinilai lebih hemat dibandingkan destinasi lain yang membutuhkan penerbangan jarak jauh.
Destinasi Beragam dan Ramah Kantong
Tak hanya Malioboro, kawasan Keraton Yogyakarta, Taman Sari, hingga destinasi wisata alam di Gunungkidul dan Sleman juga ramai dikunjungi. Wisatawan menikmati pantai, wisata alam, wahana keluarga, hingga wisata budaya.
Jogja dikenal ramah di kantong. Harga penginapan, makanan, dan tiket masuk objek wisata relatif terjangkau. Dengan anggaran terbatas, wisatawan tetap bisa menikmati pengalaman liburan yang lengkap.
Dampak pada Lalu Lintas dan Transportasi
Dinas Perhubungan DIY mencatat lebih dari dua juta kendaraan keluar-masuk wilayah DIY hingga 24 Desember 2025. Angka tersebut berasal dari lebih dari satu juta kendaraan masuk dan keluar wilayah. Selain kendaraan pribadi, jumlah penumpang kereta api juga meningkat signifikan.
Kendaraan yang melintas didominasi pelat nomor luar daerah, termasuk bus pariwisata. Pemerintah daerah pun melakukan rekayasa lalu lintas, pengaturan parkir, dan pengawasan di kawasan wisata demi menjaga kenyamanan pengunjung.
Wisatawan Ungkap Alasan Pilih Jogja
Sejumlah wisatawan mengaku memilih Jogja karena akses mudah dan suasana kota yang nyaman. Qonita, wisatawan asal Boyolali, mengatakan Jogja selalu punya magnet tersendiri meski cuaca kurang bersahabat. Sementara Evie dari Klaten menyebut kombinasi wisata budaya, alam, dan kuliner murah membuat Jogja selalu dirindukan.
Sumber Artikel : Fenomena ‘Satu Indonesia Liburan ke Jogja’, Kota Gudeg Diserbu Wisatawan
Dengan akses mudah, biaya terjangkau, dan destinasi yang beragam, liburan ke Jogja kembali membuktikan diri sebagai pilihan utama saat Nataru. Ikuti berita dan ulasan menarik lainnya seputar wisata dan isu terkini hanya di kontenhakim.blog.

